Senin, 09 Januari 2012

belajar berkebun emas

Saya baru tahu kalau ternyata biaya gadai emas di BRI Syariah biayanya sangat murah dibandingkan beberapa institusi perbankan lain yang juga menawarkan jasa gadai emas.
Ini juga info dari teman yang bilang biaya gadai emas di BRI Syariah sangat murah yaitu hanya Rp 3780 /gr perbulan sehingga saya yang hobi menggadai emas ini bersegera untuk mendatangi kantor cab. BRI Syariah yang ada di kota padang.
Tanpa memperpanjang mukaddimah berikut detailnya jika kawan-kawan ada yang ingin menggadai emas di BRI Syariah :
Persyaratan :
  1. KTP
  2. Emas yang akan di gadai
  3. Biaya
    - Administrasi saat menggadai dengan ketentuan sbb :
    1. Emas 2 gr s/d 50 gr –> Rp 12.500
    2. Emas 51 gr s/d 100 gr –> Rp 25.000
    3. Emas >100 gr –> Rp 50.000
    - Penitipan yang nilainya Rp 3780 /gr perbulan
  4. Jangka waktu pengembalian adalah 4 bulan

Perhitungan peminjaman
Perhitungan peminjaman di BRI Syariah di hitung per 10 hari, jadi dengan biaya perbulan /gr adalah Rp 3780 maka biaya per 10 hari adalah Rp 3780 : 3 = Rp 378 /gr (biaya penitipan untuk emas perhiasan lebih besar dibanding emas batangan).
Sekarang mari kita ambil contoh kasus yang saya alami
Saya menggadai emas batangan 24 Karat seberat 7,5 gr. Harga emas 7,5 gram saat itu dipasaran adalah Rp 2.490.000. untuk emas batangan BRI Syariah memberi taksiran 93 % dari harga emas. Tapi harga emas yang taksir biasanya lebih rendah 10 rb/gr dari harga pasaran. Jadi jika misalnya harga emas per gram dipasaran adalah Rp 330 rb maka BRI menghitung harga emas anda senilai Rp 320 rb (ini merupakan pengalaman saya menggadai emas di BRI Syariah Cab Padang)
1. administrasi –> Rp 12.500
2. Nilai pinjaman mak –> Rp 2.260.000
3. Biaya penitipan 1 bulan –> Rp 28.350
Jadi jika saya menebus emas saya dalam 1 bulan maka jumlah yang harus saya bayar adalah Rp 2.260.000 + Rp 28.350 = Rp 2.288.350
Gimana kalau saya baru menebus emas tersebut dalam masa 4 bulan? ya berarti biaya penitipan diatas tinggal di kali aja dengan 4. Gampangkan?
Tapi jangan sampai kelupaan nebus ya, nanti emas anda benar-benar tergadai ke orang lain alias di lelang karena saya lihat di surat gadainya emas akan dilelang 4 hari setelah jangka waktu 4 bulan berakhir.
Tapi kalau belum ada uang nebus emas yang tergadai caranya gimana ya? itu juga gampang. tinggal datang saja ke BRI Syariah dan memperpanjang perjanjian gadai emas tersebut dengan membayar biaya penitipan yang 4 bulan.
Sampai disini dulu infonya jika ada kawan-kawan yang punya info lain yang bermanfaat untuk kita semua silahkan sharing dibagian koment dibawah ini sudah menjadi berita dikalangan investor emas. Jurus-jurus berkebun emasnya sangat menarik dan memberikan banyak keuntungan bagi investor emas yang sudah sering jual beli emas maupun bagi pemula yang mau memulai investasi di emas.
Berikut ini sedikit bocoran yang bisa dibaca sebelum bergabung menjadi membernya…
Mungkin banyak orang yang belum tahu dengan jelas sistem investasi kebun emas, berpikir bahwa investasi kebun emas adalah sistem menjaminkan emas yang dijaminkan ulang, dan dijaminkan ulang terus menerus. Tetap sebenarnya bukan demikian. Bicara mengenai sistem gadai emas yang baik dapat dilakukan sebagai berikut:
Mari kita menggunakan asumsi nilai emas dan gramnya agar lebih mudah pemahamannya.
Contoh asumsinya sebagai berikut: Melakukan investasi emas secara rutin sebesar 25 gram
- Harga asumsi emas 25 gram = Rp.9.000.000,-
- Pada saat ini Anda punya tambahan uang Rp.3.750.000,-
- Nilai gadai sebesar 80% dari harga taksir emas
- Harga Taksir Bank Rp.300.000,- pergram
- Biaya penitipan emas Rp. 2500/gram/bulan
Perlu Anda ketahui, taksiran nilai taksir dan kondisi sebenarnya di bank mungkin berbeda-beda, tapi yang terbaik Anda memilih bank yang memberikan: Nilai gadai tinggi, Biaya rendah dan Waktu singkat
Mari kita mulai saja perhitungannya:
Misalkan Anda Beli emas batangan Antam 25 gram, lalu Anda gadaikan dan Anda akan mendapatkan dana segar sebesar Rp.6.000.000,-.
Perhitungannya sebagai berikut:
Rp.300.000 x 80% = Rp.240.000 x 25gram = Rp.6.000.000
Anda setor biaya penitipan emas 1 tahun sebesar Rp.2500×25×12 bulan = Rp.750.000,-
Lakukan Investasi emas Anda dengan cara:
Beli emas 25 gram lalu Gadaikan emasnya, dapat dana segar Rp.6jt, lalu tambah Rp.3 jt dana dari uang Anda = Rp.9jt lalu beli emas lagi dengan biaya titip Rp.750.000 setahun.
Setiap Anda memiliki dana tambahan Rp.3.75 jt lalu ulangi langkah diatas lagi, begitu seterusnya sesuai kebutuhan. Kalau sudah lima kali maka posisi akan menjadi seperti ini:
1. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
2. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
3. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
4. Beli Emas 25 gram -> Rp.6jt, tambah Rp.3 jt dana segar jadi total = 9jt -> beli emas lagi | Rp.750rb -> biaya titip
5. Beli Emas 25 gram (Emas disimpan)
Anda Perhatikan perhitungan diatas bahwa biaya pembelian emas kedua dan seterusnya, 2/3 modal beli emas adalah dari uang bank. Dan setelah waktu berlalu, misalkan harga emas naik sebesar 30 persen, jadi emas batangan 25 gram yang Anda miliki sekarang nilainya Rp.12jt. Dan ini saatnya Anda panen.
Langkah memanennya cukup dibalik saja yaitu: Jualah emas nomor 5, maka anda mendapatkan dana segar 12 jt, dana segar ini kita pakai untuk menebus 2 emas lainnya. Ulangi sampai semua emas ditebus, dan jual semuanya.
Maka posisinya sebagai berikut:
Hasil penjualan emas 5 buah x Rp.12 jt = Rp.60 jt
Tebus gadai 4 x Rp.6 jt = Rp. 24 jt
sisa = 36 jt ——> sub total 1
Berapa modal anda?
1. Beli emas pertama = Rp.9 jt
2. Beli emas ke 2 sampai ke 5 = Rp.3jt x 4 = Rp.12 jt
3. Biaya titip Rp.750rb x 4 buah emas = Rp.3 jt
Ttotal modal = Rp.24 jt ——> sub total 2
Keuntungan Panen Emas Anda adalah: sub total 1 – sub total 2 = Rp.36 jt – Rp.24 jt = 12 jt
Berikut ini Perbandingan keuntungan metode investasi emas biasa vs metode cerdas kebun emas dengan modal awal Rp.24 jt:
Modal 24jt belikan emas sewaktu harga batangan 25 gram = 9jt, maka per gram berarti 360rb. Rp.24 jt : 360 rb dapat emas 66.66 gram
Ketika harga naik 30% kita jual menjadi Rp 468 ribu/gram: 66.66 * 468 ribu = Rp.31.196.880 dikurangi modal 24 jt = untung Rp.7.196.880
Bandingkan dengan sistem cerdas investasi emas, kuntungan hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan investasi emas cara biasa. Kalau harga naik 30% kurang dari satu tahun maka keuntungan lebih banyak lagi karena biaya jasa titip menjadi lebih rendah.
Penjelasan di ebook kebun emas lebih lengkap dan terperinci disertai juga dengan gambar ilustrasi dan masih ada beberapa jurus yang lebih dahsyat. Jadi bila Anda mau memulai investasi emas dan mau memanen kebun emas Anda nantinya, Join saja jadi member kebun emas di sini .
Toh pelajaran kebun emas ini akan membuat Anda cerdas dan profit dari emas.
Berkebun Emas, Ebook Berkebun Emas, Ebook Kebun Emas, Kebun Emas. Berkebun Emas • Cara berkebun emas • Cara kebun emas • Ebook Berkebun Emas • Ebook Kebun Emas •Kebun Emas • Rahasia Kebun emas

Laba Berkebun Emas
Rulli Kusnandar tersenyum lebar tahun ini. Investor emas asal Bandung, Jawa barat ini bakal mendulang untung gede lantaran harga emas meroket.
Ya, harga emas memang amat menyilaukan tahun ini. Hingga Kamis (10/12) lalu, harga si kuning kemilau di Divisi Comex, Bursa NYMEX telah menanjak 28,52% dari awal tahun. Awal Januari 2009 harga emas di bursa ini US$ 887,3 per ons troy. Kini harga komoditas yang sama sudah melambung ke US$ 1.140,40 per onstroy.
Cuma, Rulli bukan investor emas biasa. Ia memainkan jurus investasi emas yang berbeda dibandingkan dengan investor emas pada umumnya.
Jurus ini menghasilkan keuntungan emas yang lebih berkilau ketimbang cara-cara investasi tradisonal.
Mantan Manager teknologi informasi pada salah satu perusahaan ini menyebut jurusnya sebagai “Berkebun Emas”. Metode yang dia temukan pada 2007 lalu itu melibatkan perbankan syariah dan Pegadaian. Cuma agar bisa memanen untung dari jurus ala Rulli ini, calon investor harus siap berinvestasi jangka panjang, paling tidak selama dua tahun sampai tiga tahun.
Rulli menyarankan, sebaiknya investor berinvestasi emas batangan berkadar 24 karat dengan tingkat kemurnian 99,99%. Pasalnya, dia menilai keabsahan kualitas dan kadar emas batangan sangat terjamin dengan adanya sertifikat.
Sebenarnya metode Rulli cukup sederhana. Kalau mau meniru dia, setelah membeli batang emas yang pertama anda harus menggadaikan emas itu ke bank syariah atau pegadaian. Tentu anda harus memilih tempat gadai yang memasang biaya gadai paling murah. Maklum setiap bank syariah atau pegadaian memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda atas layanan gedai emas ini.
Menurut Rulli, tempat gadai yang seharusnya menjadi pilihan adalah bank syariah yang memberikan nilai gadai paling tinggi tapi mengenakan biaya sangat rendah. Nah hasil penelusuran Kontan, tempat gadai ideal untuk berkebun emas ini adalah Bank Jabar Banten Syariah.
Setelah menggadaikan emas tadi, anda akan mendapatkan dana segar dari bank. Dana tersebut harus anda pakai untuk membeli emas yang kedua ini juga harus anda gadaikan. Tentu anda harus merogoh kocek tambahan karena dana gadai dari bank hanya berkisar 60%-80% harga yang digadaikan. Langkah ini kudu anda lakukan berulang-ulang hingga merasa cukup.
Tapi ingat, anda tak boleh menggadaikan emas yang terakhir. Sebab emas terakhir ini kan menjadi modal anda untuk menebus satu demi satu emas yang anda gadaikan saat harga naik. Karena itu, Rulli menyebutnya sebagai kunci harta karun.
Kapan saat yang tepat bagi anda memanen kebunemas? Rulli menyarankan penjualan kunci harta karun dan emas-emas sebelumnya baru dilakukan setelah ada kenaikan harga minimal 30%

Kebun Emas di Tabloid Kontan

Tahan Inflasi
Melalui metode yang sederhana ini, menurut Rulli, dua pertiga modal investasi bersala dari bank. Setelah dua tahun atau tiga tahun, dia yakin nilai utang investor pada bank bakal menyusut seiring kenaikan harga emas. “Emas itu zero inflation dan harganya tidak pernah turun, tapi malah bisa naik 20% hingga 25% per tahun”, ujarnya.
Benarkah nilai emas tidak termakan oleh inflasi dan harganya terus naik? Mari kita cari buktinya. Pada bulan November 1999, harga sebuah sedan Honda Civic Ferio seri matik baru seharga Rp. 225 juta. Pada saat yang sama harga rata-rata emas produksi Logam Mulia sekitar Rp. 82.500 per gram. Itu berarti 10 tahu lalu harga satu unit Honda Civic Ferio setara dengan emas berbobot 2,72 kg.
Kini, denga patokan harga emas terbaru di Logam Mulia, emas seberat 2,72 kg itu setara dengan Rp. 1,05 miliar (1 gram = Rp. 386.500). Itu berarti dengan emas yang sama, saat ini anda bisa membeli hampir tiga New Honda Civic tipe 2,0 liter transmisi otomatis yang harganya Rp. 390 juta per unit.
Salah seorang investor yang telah mempraktekan metode Berkebun emas ini adalah Andy Wahyu Rizaldy. Pria asal Samarinda, Kalimantan Timur ini mengaku tertarik mengikuti langkah Rulli sejak bulan Maret lalu. “Modal awal saya emas 50 gram, sekarang sudah menjadi sekitar 2 kilogram”, ungkapnya bersemangat 45.
Semula Andy hanya menyimpan emasnya di bawah bantal. Namun setelah mengetahui metode ini dia langsung tertarik. “Saya pikir ini cara untuk mempercepat kepemilikan emas”, kata dia.
Dia pun menggadaikan harta berkilaunya itu di Bank Kaltim syariah. Setelah menggadaikan emas pertama, dia mulai melakukan cara Rulli. Cuma masalahnya andy tidak teratur membeli dan menggadaikanemas. Ini lantaran terkendala keterbatasan emas batangan di tempat tinggalnya. “Tahun depan saya berencana mengalokasikan dana hingga 20% dari pendapatan saya, minimal untuk membeli 10 gram emas setiap bulan,” bebernya.
Andy mengaku belum pernah panen dari kebun emas itu.
Pengikut metode Rulli lain adalah Maria Susanti. Ibu rumahtangga ini mulai bercocok tanam emas pada akhir 2008 lalu. Maria menyemai bibit emasnya seberat 25 gram dan 50 gram di Bank Mega Syariah dan Bank Jabar Banten Syariah. Ketika itu, harga satu gram emas masih Rp. 280.000.
Sebulan lalu dia sudah memetik panen kebun emas. Emas koleksinya sudah bertambah hingga sebanyak 1 kg dengan harga Rp. 370.000. Dari panen ini, Maria kemudian mengalokasikannya untuk membeli sehektare tanah di Majalaya, Jawa barat dan properti lain. Hingga kini dia juga masih aktif Berkebun emas.

Tetap ada Risiko
Meskipun tampak menggiurkan, metode Rulli ini bukan tanpa risiko. Investor hanya bisa mengantongi untung kalau harga emas naik selama anda menggadaikan emas. Kalau terpaksa menjual koleksi emas di lemari gadai bank atau pegadaian ketika harganya turun, anda akan kehilangan potensi keuntungan, padahal telah mengeluarkan biaya gadai.
Karena itu, Rulli mengingatkan anda harus tahan menggadaikan emas ini dalam jangka panjang. “Ini memang bukan untuk spekulasi, “ tegas dia.
Data London Metal Exchange menunjukkan harga emas sepuluh tahun terakhir memang cenderung meningkat. Hanya pada bulan tertentu harga emas turun. Contohnya pada 16 Pebruari 2001 tercatat sebagai harga emas terendah, yakni sebesar US$ 256,7 per ons troy. Harga ini lebih rendah dari bulan-bulan sebelumnya.
Karena itu perencana keuangan Ligwina Poerwo Hananto mengatakan, investor yang tertarik mengikuti metode Berkebun emas ini harus benar-benar menimbang pengahasilan dan rasio likuiditas keuangan rumahtangga terlebih dahulu. Sebab, investor tak bisa asal main tebus emas di bank ketika sedang butuh dana tunai.
Agar bisa menambah bibit-bibit emas selanjutnya Ligwina menyarankan, investor harus memiliki penghasilan yang sehat. “Pengembalian pinjaman dan biaya menambah emas tidak boleh lebih dari 30% penghasilan,” imbuhnya.
Begitu pun juga dengan rasio likuiditas. Menurut dia, sebelum menjadi petani emas, investor harus mengamankan rasio likuiditas terlebih dahulu.
“Keluarga dengan dua orang anak minimal harus punya dana cadangan 12 kali penghasilan,” kata CEO QM Financial ini.
Namun, Ligwina mengakui, investasi emas memang lebih likuid ketimbang properti atau tanah. Selain itu, dia bilang investor tak perlu menyediakan biaya tambahan seperti biaya perawatan rumah bagi yang berinvestasi di properti.
Bank-bank syariah sendiri senang dengan adanya investasi berbasis gadai emas ini. Mereka tidak merasa “dimanfaatkan” oleh investor. “Kami malah menguntungkan dengan gadai emasini,” kata Kepala Group Mikro dan Individual BRI Syariah Esti Kadarianti.
Bahkan BRI Syariah menetapkan gadai emas ini sebagai produk andalan. Target pembiayaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp. 30 miliar. Agar bisa mencapai target tersebut, BRI Syariah akan menyediakan layanan jual beli emas untuk mempermudah investor.
Tertarik Berkebun Emas? Sebelum mulai, anda tetap harus berhitung cermat
BRISyariah terus mengembangkan pembiayaan gadai emas, karena bisnis gadai emas memiliki peluang yang sangat prospektif dan menggiurkan.
Bisnis gadai emas syariah ini memiliki prospek yang baik karena setiap orang di Indonesia pasti memiliki emas.
Finance Product Development Department Head BRI Syariah Maryana Yunus mengatakan, pembiayaan BRISyariah untuk produk gadai emas telah berhasil membukukan pencairan dari Maret 2009 hingga April 2010 sebesar Rp 177 miliar dan outstanding Rp 100 miliar. “BRISyariah membuka layanan ini pada Maret 2009 lalu. Tahun ini BRISyariah menargetkan pencairan dana sebesar Rp 200 miliar dan outstanding gadai Rp 132 miliar,” katanya di Jakarta (7/5).
Selama ini, pembiayaan gadai emas syariah tersebut banyak diminati oleh masyarakat terutama di Sumatra. Paling banyak dikontribusikan dari Pekanbaru, Palembang, Padang dan Bandar Lampung.
“Masyarakat di Sumatra sudah senang dengan emas sejak dulu. Di daerah Sumatra ini bisa mengontribusikan 30 persen dari total pembiayaan perseroan,” jelas Maryana.
Selain wilayah Sumatra, bisnis gadai emas syariah ini juga ditopang dari wilayah Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Total kantor cabang BRISyariah selama ini sebesar 40 kantor cabang. Ke depan, pihaknya akan meningkatkan menjadi 80 kantor cabang termasuk wilayah Bali, Nangroe Aceh Darussalam dan Medan.
Selain itu, untuk memperbesar bisnis ini perseroan juga melakukan office channeling dengan induknya, Bank BRI. Selama ini jumlah nasabah bisnis gadai syariah perseroan mencapai 8.800 nasabah. Tahun ini, pihaknya akan meningkatkan hingga 40 ribu nasabah.
“Bisnis ini cepat membesar karena produk tersebut ditunjang oleh asuransi kebakaran, huru hara maupun bencana. Di saat nasabah memiliki emas dan mengalami salah satu bencana tersebut, maka pihak bank akan menggantinya dengan barang yang sama dan berat yang sama,” pungkas Maryana.
Dia juga mengatakan layanan gadai emas BRISyariah tetap membidik nasabah menengah ke bawah dengan jumlah transaksi di bawah Rp10 juta per orang.
Setiap transaksi, tuturnya, tidak dikenakan bunga pinjaman tetapi dikenakan biaya administrasi yang besarannya tergantung kepada berat dari emas yang digadaikan.
Marina menjelaskan, gadai syariah ini sangat merata peminatnya diseluruh Indonesia. “Namun permintaan tertinggi dari pulau Sumatra terutama Bengkulu dan Padang. Permintaan gadai emas di Sumatra mengambil porsi 30% dari outstanding gadai emas,” tegasnya.
BRISyariah akan memberikan dana segar sebesar 93% dari harga emas untuk gadai emas batangan dari taksiran bank. Sementara untuk perhiasan sebesar 90% dari harga emas. Saat ini, 60% gadai emas BRISyariah adalah perhiasan. Sisanya, 40% adalah emas batangan.
BRISyariah memberikan jangka waktu gadai emas paling lama 4 bulan. Untuk gadai emas ini, BRISyariah akan mengenakan biaya administrasi Rp 12.500 untuk emas dibawah 50 gram dan Rp 25.000 untuk emas diatas 50-100 gram setiap bulannya. Dari uang administrasi tersebut sudah termasuk biaya asuransi.
Kemudian akad yang lain yang mengikuti karena emasnya itu disimpan di brankas, diplastikin, di asuransikan, ada pengamanan, maka dikenakan ijaroh yaitu biaya sewa tempat. ”Nah itu tadi kalau emas batangan Rp 1.310 per gram per 10 hari. sedangkan perhiasan Rp 1.270 per gram per 10 hari,” terang Maryana. *

Simulasi profit:
Dengan modal 10% : keuntungan semu 25%-13,5% = 11,5% / tahun
maka potensi keuntungan sebenarnya 11,5% : 10% = 115% / tahun
kontrak gadai 4 bulan dianjurkan sebelum 4 bulan emas terjual, bisa diperpanjang tapi biaya titip setara 50% dari modal awal = berat
contoh simulasi bank bri syariah dalam 1 bulan
1. kalau beli gadai maka emasnya disediakan partner bank yaitu toko emas
2. pinjaman yang diberikan bank adalah 367.500/gr
3. biaya titip 153/gram per hari dihitung per 10 hari dibayar diakhir
4. biaya administrasi untuk 100gr=50rb, u/ 25gr=12,5rb, 50gr=25rb
contoh:
harga emas 405.000. beli gadai 100gr sebanyak 1 keping dan disimpan 1 bulan, lalu dijual di 415.000:
*uang muka = 405.000-367.500/gr=37.500/gr = 3.750.000
*administrasi = 50.000
total yang dibayar diawal 3.800.000
agan utang ke bank 36.750.000
disimpan 1 bulan biaya titipnya 153/gr x 30 x 100 = 459.000
keuntungan jika dijual di harga 415.000:
harga emas akhir – harga emas awal = 415.000-405.000/gr = 10.000/gr = 1.000.000
biaya titip 453.000 dan biaya administrasi (yang dibayar diawal) 50.000
maka keuntungan bersih 497.000
persentase keuntungan selama sebulan = 497.000/3.800.000 = 13,07%

warning:
  1. ingat bahwa kontrak gadai umumnya 4 bulan, transaksi diselesaikan secepat mungkin. anda bisa closing 1 hari (beli gadai hari ini, jual barang besok)
  2. emas tidak selamanya naik, terkadang sideway/turun hingga 8%, jika itu terjadi, tunggu sinyal lembah beli, tunggu sinyal lembah beli.
  3. main gadai harus siap dengan calon pembeli emasnya kalau gak ada duit untuk nebusnya. promosiin/iklanin gratis di KOMUNITAS JUAL BELI EMAS ANTAM LM 24K SE INDONESIA DALAM SATU THREAD. dan juga titip ke karyawan bank supaya minta dijual ke orang yang mau beli gadai. karyawannya terasa dibantu, karena sudah ada stok emas (emas agan yang disimpen di bank)
  4. kalau agan gadai, sebaiknya sertifikatnya dipisah biar gampang kalau2 sebagian dijual.
  5. alternatif bisa dijual ke partner bank yaitu toko emas disana (yang sediain emas untuk orang beli gadai). minta karyawan banknya supaya emas agan dibeli dia (dalam keadaan kepepet). lebih baik pilih opsi no.4
  6. agan kalau kena jatuh tempo santai aja, baca poin 6. jual ke pemasok atau kalo sempet lihat opsi 4.
  7. emas kecenderungannya naik karena mata uang floating terhadap emas. uang dicetak pemerintah sepuasnya (sesuatu yang mudah diproduksi = harganya akan semakin murah). jadi jangan takut rugi.
  8. perhatikan naik dan turunnya emas, agan bisa saja jual beli 2 hari, 1 minggu, 2 minggu, 1 bulan, terserah agan. kalau dirasa profit, ambil aja. jangan tunggu gunung.
  9. kalau agan asumsikan kenaikan normal emas adalah 2% per bulan. maka jika suatu hari emas naik >2% kurang dari sebulan, harap di closing:

inget low januari di 402
contoh kasus untuk 100gr, modal 4jt harga emas dari 405rb/gr menjadi 413rb/gr, jual barangnya ke konsumen, agan kasih diskon 1rb dari harga antam:
1 hari naik >= 2% closing aja untung bersih 550rb dengan modal 4jt (profit kotor 800rb, biaya titip 150rb, diskon 100rb)
1 minggu naik >= 2% closing aja untung bersih 550rb dengan modal 4jt (profit kotor 800rb, biaya titip 150rb, diskon 100rb)
kenaikan yang terlalu tinggi kadang2 ada koreksi turun lagi, jadi bisa buat surat gadai baru

Bagaimana Caranya Jual Gadai/Beli Gadai Emas Syariah Dapat Sangat Menguntungkan Anda?
Jual Gadai/Beli Gadai dianjurkan dilakukan di Perusahaan Milik Negara karena jaminan yang diberikan 99,99%, anda tidak ingin kejadiannya seperti kasus Century kan? Perusahaan besar yang tidak mengembalikan uang Anda?
Jual Gadai:
Jual Gadai adalah kondisi emas yang anda miliki digadaikan kepada pihak Bank Syariah, Anda mendapatkan 90% uang. Tanpa bunga, tetapi ada biaya penitipan (seperti halnya sewa deposit box).
Beli Gadai:
Beli Gadai adalah kondisi emas yang orang lain miliki digadaikan kepada pihak Bank Syariah, Anda membayar 10% kepada pemilik emas, dan Bank Syariah membayar 90% kepada pemilik emas. Tanpa bunga, tetapi ada biaya penitipan (seperti halnya sewa deposit box). Anda dan penjual emas serta pihak bank bertemu dalam waktu yang sama.
dari kedua penjelasan diatas terlihat bahwa Jual Gadai maupun Beli Gadai memiliki persamaan yaitu : Bank memberikan pinjaman dana 90%, hal ini yang bisa Anda manfaatkan sebaik-baiknya.
Simulasi profit:
Beli di bulan Februari 2010 = Rp 330.000/gram
Jual di bulan Desember 2010 = Rp 415.000/gram
keuntungan = Rp 85.000/gram
jika ada memiliki uang Rp 33.000.000 lalu dibelikan emas fisik 100gr tanpa digadai, profit yang diperoleh adalah Rp 8.500.000
namun jika memakai konsep gadai (uang 10%), hasilnya akan berbeda jauh:
uang Rp 33.000.000 dapat dipakai untuk membeli 1000gr, keuntungan kotor Rp 85.000.000
pengeluaran (februari-desember = 300 hari, biaya titip 150/gr hari) = 300 hari x 150/gr x 1000gr = Rp 45.000.000
maka keuntungan bersih adalah Rp 85.000.000 – Rp 45.000.000 = Rp 40.000.000
(anda tidak perlu memikirkan biaya penitipan/pelunasan karena emas anda ditebus oleh pembeli emas)
jika membeli emas biasa, anda mendapatkan keuntungan bersih Rp 8.500.000, namun jika gadai berpotensi hingga Rp 40.000.000
Jadi kesimpulannya adalah : dalam keadaan normal (tahun 2010, 2009, 2008, dst), gadai emas lebih menguntungkan dibanding membeli emas fisik, bank tidak melakukan jual beli emas karena “tidak ada waktu”. bank mendapatkan untung dari biaya titip. sama seperti bank tidak melakukan jual beli rumah.
note:
  1. BRI Syariah : biaya gadai Rp 150/hari dihitung per 10 hari (Rp 1500/10 hari) dengan penitipan maksimum 120 hari.
    Setelah 120 hari dapat diperpanjang dengan membayar biaya penitipan. jadi dianjurkan emas sudah terjual kurang dari 120 hari.
    Surat gadai dapat dipindahtangankan ke orang lain tanpa perlu melunasi 90%.
  2. konsep jual gadai / beli gadai sudah saya ujicobakan dan menghasilkan profit 10% per bulan, hasil setiap individu dapet berbeda-beda
    Profit Rp. 40jt tapi bentuknya Rupiah, ane milih pegang emas 100gram fisik gan (meskipun profit diatas kertas cuma Rp. 8.5jt tapi bentuknya emas batangan, harganya naik terus, Insya Alloh), lgpl dengan uang Rp. 40jt di desember 2010 ngga cukup tuh beli emas 100gram (jadi rugi donk, emasnya ngga ada 100gram), belum lagi selisih harga jual dengan harga beli emas gan.
    Sebagaimana yang dikatakan oleh Presiden RI pertama kita, Soekarno, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jasmerah)”, ada baiknya kita belajar dari sejarah.

Karena sejarah itu berulang
Bila kita menengok sejarah, pada jaman Kerajaan Romawi nilai tukar emas dengan perak adalah 1 : 16. Artinya diperlukan 16 bagian perak untuk mendapatkan 1 bagian emas.
Di jaman Kekhalifahan Islam nilai tukar dinar emas dengan dirham perak adalah 1 : 10 (harga 1 gram emas setara harga 7 gram perak)
di masa lalu:
1 dinar (4,25gr emas 22k) = 1 kambing
1 dirham (3gr perak) = 1 ayam
1 dinar = 10 dirham
1 kambing = 10 ayam
di saat ini:
1 dinar = 4 kambing
1 dirham = 1 ayam
1 dinar = 40 dirham
1 kambing = 10 ayam
tidak ada yang berubah kecuali emas yang terlalu kuat hingga 4x lipat
apakah emas overpriced? yang seharusnya jika dikoreksi hanya seharga 25% nya saja alias 100.000-142.000/gr? :
mengacu kepada harga hari ini:
harga ayam 40rb/ekor
harga kambing 400rb/ekor
1 dirham 42.800
1 dinar 1.723.000
saya takut kalau emas overpriced kayak cabe keriting di pasar ^^
adalah satu keuntungan investasi emas adalah begitu banyak fasilitas pembiayaan yang tersedia dan dapat kita gunakan sewaktu-waktu dengan cepat. Maka jika kita mempunyai simpanan dalam bentuk emas dan suatu saat ada kebutuhan dana mendesak, kita tidak perlu serta merta menjual emas yang kita miliki untuk menutupi kebutuhan dana tersebut. Kita bisa mendapatkan pinjaman dana cepat dengan menggadaikan emas yang kita miliki.
Sistem gadai emas ini sangat menguntungkan ketika ada kebutuhan mendesak yang sebenarnya bisa kita atasi dengan mudah pada waktu mendatang.
Sistem gadai juga sangat bermanfaat bagi sebagian orang yang senang memanfaatkan momentum tren sebuah bisnis. Misalnya menyambut liburan keagamaan terutama Idul Fitri, dengan menggunakan sistem gadai emas ini dapat digunakan sebagai modal pembelian barang dagangannya.
Sistem gadai lebih menguntungkan daripada menjual emas tersebut.
Gadai emas bisa dilakukan di berbagai macam tempat, tetapi yang paling umum ditemukan di Indonesia adalah melalui pegadaian syariah dan bank syariah.

Untuk menggadai emas caranya cukup mudah.
Kita tinggal datang saja langsung ke tempat penyedia jasa gadai emas, misalnya bank atau pegadaian dengan membawa perlengkapan sbb :
  • Foto Copy KTP
  • Emas yang akan digadai
Ketika melakukan gadai emas, sebaiknya cari tahu lebih dulu berapa persentase kewajiban kita sebenarnya atas dana yang kita pinjam.
Sediakanlah waktu untuk membandingkan layanan gadai dari satu tempat dengan tempat lain agar Anda mendapatkan pinjaman yang lebih banyak, tetapi dengan kewajiban yang lebih kecil.

Teknik Gadai Emas MeRUGIkan Jika…
Salam hormat semua,
Dalam artikel kali ini, saya masih ingin bercerita tentang emas. Artikel ini kiranya artikel sambungan dari siri sebelumnya ” Kisah Saya Gadai Emas 999.99 di Bank Rakyat “. Di bawah ialah fakta-fakta penting kisah saya gadai emas :
1. Saya Gadai Emas 70gram di Bank Rakyat . Nilai yang ditentukan ialah 69.96 gram sahaja
2. Nilai Marhun ( nilai emas ) ialah RM 8198.61
3. Nilai gadaian ( 65% ) ialah RM5320
4. Upah simpan ( RM0.75 x Nilai Marhun/100 ) ialah RM371.97
5. Tempoh pinjaman ialah 6 bulan ( kalau nak sambung, kena bayar upah simpan ).
Ok..saya pada masa tersebut ada RM 5320 di dalam tangan. Amaun tersebut takde le banyak pun cuma memang tak muat le nak masukkan dalam dompet saya. Kalau emas, emas 100 gram ( 20gram x 5 ketul) pun muat. Ini lecehnya duit ni. Banyak sikit je , dah takleh nak bawa. Kena pakai kad hutang ( kad kredit ) sebagai ganti.
Apa perancangan saya masa tu ? Hurrrmmm..Dalam kepala otak saya, saya nak beli lagi emas. Oleh sebab duit tunai cuma RM 5320, saya tak dapat beli emas lebih dari 60 gram.
So, saya bahagikan kepada 2 kegunaan. 1 saya guna sikit dan sebahagiannya saya beli emas lagi. Ini cara saya yang saya buat :
1. Beli emas 40 gram ( 20 gram x 2 ketul ) pada harga RM 4530 . Seketul bersamaan RM 2555 tak termasuk delivery cost . Saya beli emas PG
2. Baki lebihan tunai saya guna untuk beli laptop Compaq CQ40 untuk adik saya di universiti
Part nak beli emas tu yang saya nak kongsikan. Kenapa saya buat teknik pajak ni ? Saya cuma ada 2 tujuan saja memajak emas ini iaitu :
• Nak mencuba pengalaman memajak emas
• Nak rempit emas yang dimiliki
Dengan emas 70 gram ( emas bar ), saya kini sudah memiliki tambahan 40 gram lagi emas bar. Jumlah emas yang saya miliki ialah 110 gram emas bar dalam masa yang singkat sahaja. Memang best! sebab boleh rempit…Hehehe…Emas 40 gram yang saya beli pun bukannya pada harga PG sebaliknya saya berjaya berurusan dengan salah seorang penjual emas dan berjaya mendapat harga yang best. Harga PG bagi 1 ketul emas 20gram ketika itu ialah RM 2290 lebih. Sedangkan saya cuma beli pada harga RM 2255 sahaja. Itu yang best tu. Mungkin sebab saya nak beli 2ketul kot, tu dapat diskaun skit. Hahaha.
Kenapa saya beli emas 20 gram ? kenapa tidak 50 gram ataupun 10 dinar atau 10 keping 1 dinar emas? Alasannya mudah, sebab saya nampak spread harga bagi emas 20 gram senang dipantau dan kenaikan harga dapat mencecah harga belian dalam masa yang singkat. Sebagai contoh, saya telah membeli emas 20gram bar 1 ketul pada awal bulan 5 yang lepas. Harga jualan ketika itu ialah RM 2122 manakala harga belian ( harga yang akan dibeli oleh pengedar emas PG ) ketika itu lebih kurang RM 1996. Kini, harga jualan emas 20gram PG ialah RM 2310-2325 dan harga belian pula sekitar RM 2170 – 2190 . Nampak tak? Kenaikan harga mudah diikuti dan spread ( perbezaan harga antara jual beli ) lebih mudah untuk di atasi. Berbanding emas 50 gram, sehingga hari ini harga beliannya tidak dapat mengatasi harga jualan emas tersebut yang saya beli lebih kurang 2 bulan lalu. Peratusan spread yang lebih kurang sama namun perbezaan harga agak lambat untuk mengatasi harga jualannya yang lalu. Jadual di bawah menggambarkan apa yang ingin saya maksudkan. Saya memang tidak boleh menjual emas 50gram PG tersebut
sehingga hari ini kerna harga beliannya masih lagi rendah berbanding harga ketika saya membeli dulu. Kalau jual jugak, rugi le saya.
Itu berkenaan emas yang saya beli & teori disebaliknya…Ehermmm…Teori ni saya reka je. Takde kena mengena dengan orang lain.
Berkenaan Pajak Gadai & Tekniknya dalam emas ni, saya cuba mencari formula UNTUNG. Bagaimana pajak emas boleh jadi UNTUNG ?
Untung yang saya maksudkan ialah pulangan dalam nilai ringgit & kepuasan. Kalau anda perasan dari maklumat saya di atas sekali, anda sudah boleh buat satu pengiraan. Ya…Bagaimana maklumat tadi dianalisa dan diperhatikan keuntungannya. Ok..
Nilai Gadaian ialah 65% daripada nilai marhun. Nilai marhun pula akan di ambilkira bagi menentukan kos upah simpan yang sepatutnya. Ingat! saya dikenakan caj bukan atas nilai gadaian ( RM5320 ) sebaliknya atas nilai marhun ( RM 8198.61 ). So, pada kadar upah simpan RM 371.97 , % kadar upah dalam masa 6 bulan ialah 4.536% ( (RM 371.97/ RM8198.61)*100 ) . Kos upah simpan ini sebenarnya lebih tinggi dari kadar keuntungan pembiayaan peribadi CIMB-Awam i ( 4.99% p.a untuk guru ). Jadi di sini saya telah melakukan 1 kesilapan besar. Saya telah memajakkan emas saya untuk meminjam sejumlah wang dan dikenakan caj simpan yang sangat tinggi untuk tempoh 6 bulan. Jika saya gagal membayar dalam tempoh 6 bulan dan terus memanjangkan tempoh kepada 1 tahun, kos simpan saya akan meningakat kepada 9.07% p.a ( sama kadar macam kadar bungan pinjaman peribadi di OCBC bank ..psst kalau salah tolong perbetulkan ).
Jadi apa yang perlu saya buat ?
Berbalik kepada teori emas yang sentiasa ada turun naik dan kenaikannya lebih mendominasi pasaran. Saya perlu pastikan peratusan kenaikan harga emas dapat menampung kos simpanan dan juga membayar balik nilai pinjaman. Justeru, harga emas yang tepat untuk BREAKEVEN diperlukan. Dalam kes saya ni, mudah sikit sebab emas PG ini boleh dijual semula pada kadar kurang dari 5% nilai emas pasaran. Di bawah adalah pengiraan yang saya lakukan
Nampak tak?
  • Entry Point : Harga emas yang diguna pakai Bank Rakyat ketika itu ialah RM 117.19/gram bagi emas 950 ( 22.8 k ). Pada waktu ini saya pajak emas saya.
  • 4.53 % : ini adalah % kadar upah simpan Bank Rakyat bagi tempoh 6 bulan. Kiraan ini berdasarkan emas saya gadai
  • Breakevent : Titik Pulang Modal. Dalam jadual di atas, memang takde titik graf. Titik Pulang Modal ni maksudnya jika saya jual balik emas yang saya beli hasil dari gadaian bersamaan nilai gadaian+kos upah simpan pada entry point.
  • Exit Point : Harga emas yang digunapakai Bank Rakyat dalam tempoh 6 bulan mesti sekurang-kurangya RM 122. 49 /gram bagi emas 950 (22.8k) . Exit point yang saya nyatakan di atas hanya pulang modal saja.
Saya perlu pastikan harga emas arRahnu Bank Rakyat pada nilai minimum RM122.4987/gram dalam tempoh 6 bulan ( bulan ke 6 sebenarnya ) untuk mendapat kembali modal saya +kos simpanan. Ketika saya menggadai emas di Bank Rakyat tempoh hari, emas pada purity 950 ialah RM117.19 .
Kira-kira ini perlu diperhalusi lagi dan sepatutnya akan menjadi lebih berguna jika :
  1. semua nilai gadaian diguna kembali untuk membeli emas. Solusi terbaik ialah dengan membeli emas melalui akaun simpanan di Maybank atau PublicBank
  2. perlu mengambilkira harga belian emas bersamaan atau lebih dari kadar 4.53% dalam tempoh 6 bulan. Yup…4.53% ialah kadar upah.Jadi anda perlu pastikan % pulangan ( ROI ) melebihi nilai tersebut.
Ehemmm…Teknik ni memang ada kelemahannya. Jadi untuk memastikan ia menguntungkan, anda perlu kenalpasti kelemahan dan cara mengatasinya. Antara kelemahannya ialah :
  • Cabaran untuk menjangka harga pasaran tertinggi dan terendah. Yang ini kena belajar dari pakar-pakar forex. Sebab diorang pandai baca analisa teknikal. Saya ? ermm….teringin nak belajar
  • Cabaran untuk menanti kenaikan harga emas dan ketika ingin menjualnya pada harga yang menguntungkan. Ini boleh selesai jika kena caranya
  • Ia berdasarkan teori dan kiraan semata-mata. Saya belum berpengalaman kerna tersilap langkah. Mungkin next time, saya boleh sesuaikan dengan kiraan saya
Itu saja buat kali ini. Jika anda ada cadangan,soalan , komen membina, jangan malu segan untuk menulis di ruangan komen. Kita lihat siapa pula 10 orang bertuah yang akan dapat RM3 untuk komen menariknya.
ps: 6 pengomen bertuah tempoh hari sedang dihubungi saya. InsyaAllah dalam masa 24 jam dari sekarang,saya akn dapatkan feedback untuk menghantar RM5 setiap sorang. Tahniah !

Minta pandangan ahli-ahli jutawanemas
Apa sih hukumnya gadai?
Hukum asal dari gadai adalah boleh berdasarkan nash Qur’an, Sunnah, Ijma’ Ulama.
a. Al Qur’an;
Surat Al Baqarah ayat 283 yang artinya “Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu’amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang)”.
b. Sunnah;
“Dari A’isyah RA, sesungguhnya Rasulullah S.A.W. pernah membeli makanan dengan berhutang dari seorang Yahudi, dan Nabi menggadaikan sebuah baju besi kepadanya” (HR. Bukhari Muslim).
“Dari Abu Hurairah RA, Nabi s.a.w. bersabda: tidak terlepas kepemilikan barang gadai dari pemilik yang menggadaikannya. Ia memperoleh manfaat dan menanggung resikonya” (HR. Al Syafi’i, Al Daruquthni, dan Ibnu Majjah).
c. Ijma’ Ulama
Para ulama sepakat membolehkan akad rahn seperti dalam al Fiqh al Islam wa Adillatuhu (al Zuhaili, 1985: volume 181), Al Mughni ( Ibn Quddamah, volume 4: 362)
Dengan demikian pula Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, juga telah mengeluarkan fatwa halal NO:25/DSN-MUI/III/2002 atas transaksi gadai (rahn) secara umum dan fatwa halal atas transaksi gadai dengan emas secara khusus pada fatwa NO: 26/DSN-MUI/III/2002.

Gimana cara gadai emas?
Ketentuan untuk gadai emas di Bank Syariah berbeda-beda, tetapi saya akan mencoba memaparkannya secara garis besarnya. Pada dasarnya prosedur untuk mengajukan gadai emas itu sangat mudah. Anda tinggal membawa emas (boleh dalam bentuk perhiasan atau emas batangan) anda ke Bank Syariah yang menyediakan jasa Gadai Emas Syariah. Kemudian emas itu akan ditaksir oleh petugas Bank. Biasanya maksimal pinjaman yang akan cair itu sebanyak 80-90% dari nilai taksiran emas Anda.
Kemudian setelah ditentukan nominal pinjamannya, lalu ditentukan juga lamanya meminjam. Biasanya Bank memberikan waktu yang tidak terlalu panjang yaitu dibawah satu tahun. Akan tetapi jika Anda masih ingin menggunakan dana pinjaman maka Anda dapat memperpanjang lama pinjaman kembali.
Setelah itu Anda hanya perlu mengisi formulir-formulir yang disediakan dan membayar biaya administrasi. Biaya ini biasa dibayar sekali di awal pengajuan pinjaman. Jika syarat-syarat telah terpenuhi semua, Anda dapat langsung membawa uang pinjaman yang cair saat itu juga.

Berapa bunga-nya?
Karena transaksi ini syariah tentunya tidak memakai bunga karena termasuk riba. Dalam gadai emas syariah nasabah / peminjam dikenakan biaya sewa tempat. Hal tersebut dikarenakan ketika kita gadai emas kita disimpan oleh Bank dan dijamin keamanannya. Jika barang Nasabah hilang / rusak dalam penyimpanan Bank, maka Bank akan mengganti nilai barang berdasarkan penggantian dari perusahaan asuransi rekanannya.
Besar biaya sewa tempat yang diberikan tiap Bank berbeda-beda tergantung kebijakannya. Biasanya biaya sewa tempat dihitung berdasarkan tarif harian, mingguan, atau bulanan. Biaya sewa ini dibayar diawal ketika mengajukan gadai. Jika jatuh tempo pinjaman habis dan ingin diperpanjang, maka Anda harus membayar lagi biaya sewa tempat untuk masa berikutnya.

Gimana cara menebus emasnya lagi?
Pelunasan pinjaman dilakukan di akhir waktu jatuh tempo. Akan tetapi Anda juga dapat melunasi pinjaman di awal. Nasabah tidak perlu khawatir untuk melunasi lebih awal karena nasabah tidak dikenakan penalti atau denda. Namun jika ternyata nasabah tidak sanggup untuk menebus atau melunasi pinjaman, maka nasabah harus merelakan emasnya untuk dijual pihak Bank. Jika hasil penjualan emas tersebut ternyata melebihi jumlah pinjaman, maka nasabah berhak atas sisa hasil penjualan tersebut.
Nah, demikian sekilas tentang gadai emas di Bank Syariah. Dengan demikian, maka tak heran memang kenapa gadai emas menjadi pilihan masyarakat. Gadai Emas Syariah menyimpan banyak keunggulan antaralain:
  • Proses lebih mudah & cepat dan sesuai Syariah
  • Persyaratan sangat mudah
  • Jangka Waktu dapat diperbaharui
  • Penyimpanan yang aman dan berasuransi
  • Dapat dilunasi sebelum jatuh tempo pinjaman
Permodalan merupakan salah satu dinamika yang kerap dialami oleh pengusaha maupun calon pengusaha. Meminjam merupakan pilihan yang paling sering muncul dan diminati. Padahal dengan meminjam mereka sudah dibebani setoran yang besar dari bulan pertama, dan hal ini terkadang memang memberatkan pengusaha. Dalam artikel ini saya memberikan alternatif lain dalam mendapat modal yaitu dengan gadai emas, yang sudah dapat dilayani oleh banyak Bank Syariah saat ini. Lebih dari itu, ternyata modal dari gadai emas itu lebih indah daripada pinjaman konvensional.
Saya bilang ‘indah’ karena dilihat dari sisi CASHFLOW usaha,dengan gadai emas Anda tidak perlu menyetor pinjaman pokoktiap bulan.
Sedangkan jika Anda mendapatkan pendanaan dari pinjaman biasa maka Anda diwajibkan untuk membayar bunga ditambah setoran pokok tiap bulannya sehingga memberatkan pengusaha yang baru membuka usaha ataupun yang perputaran kas usahanya sedang buruk.
Untuk memahaminya berikut ilustrasi riil-nya (berdasarkan data salah satu bank syariah),

Modal Usaha dari Gadai Emas
Untuk mendapatkan modal Rp 10.710.000, Pengusaha A menggadaikan 34gr emas murninya yang diberi harga taksir Rp 350.000/gr. Dengan demikian Pengusaha A mendapatkan dana tunai sebanyak 90% dari total nilai taksir emasnya yaitu Rp 10.710.000(34gr X 350.000 X 90%).
Dengan periode pinjaman 12 bulan, Ia diwajibkan untuk membayar biaya sewa tiap bulan dengan rate Rp 3.750/gr, sehingga ia wajib membayar tiap bulan sebanyak Rp 127.500 (34gr X 3.750). Dan pada akhir jatuh tempo Ia wajib membayar kembali pinjaman pokok sebanyak Rp 10.710.000 dan mendapakan emasnya kembali. Untuk ringkasnya sebagai berikut:
  • Jumlah Gram Emas : 34gr
  • Harga/gram : Rp 350.000
  • Pencairan (90%) : Rp 10.710.000 (34gr X 350.000 X 90%)
  • Lama pinjaman : 12 bulan
  • Biaya sewa tempat per gram/bulan : Rp 3.750
  • Setoran biaya sewa/bulan : Rp 127.500 (34gr X 3.750)
  • Setoran pokok di akhir : Rp 10.710.000

Modal Usaha dari Pinjaman
Sedangkan Pengusaha B mendapatkan modal Rp 10.710.000 dari pinjaman bank dengan periode 12 bulan dengan bunga 13% setahun (dengan jaminan mobilnya). Sehingga Pengusaha B wajib membayar setoran pinjaman pokok sebanyak Rp 892.500/bulan (10.710.000 : 12bln) ditambah setoran bunga sebanyak Rp 116.025/bulan (10.710.000 X 13% : 12bln). Dengan demikian Pengusaha B wajib membayar setoran tiap bulan sebanyak Rp 1.008.525 (892.500 + 116.025).
Untuk ringkasnya sebagai berikut:
• Pencairan bank : Rp 10.710.000
• Bunga /tahun : 13,00%
• Lama pinjaman : 12 bulan
• Bunga / bulan : Rp 116.025 (10.710.000 X 13% : 12bln)
• Pokok / bulan : Rp 892.500 (10.710.000 : 12bln)
• Setoran / bulan : Rp 1.008.525 (892.500 + 116.025)
Dari perbandingan dua contoh kasus tersebut dapat kita lihat Pengusaha A dan B sama-sama mendapatkan modal Rp 10.710.000. Dalam hal ini, Pengusaha B wajib mengeluarkan uang setoran sebanyak Rp 1.008.525/bulan, sedangkan Pengusaha A hanya perlu mengeluarkan uang setoran biaya sewa sebanyak Rp 127.500/bulan dan melunasi hutangnya Rp 10.710.000 pada akhir periode pinjaman.
Oleh karena itu, dengan setoran bulanan yang rendah, bisa disimpulkan bahwa mendapatkan modal dari gadai emas lebih meringankan beban Pengusaha Pemula dimana mereka kemungkinan besar mengalami kesulitan cashflow (kas) pada masa awal usahanya karena penjualannya yang belum optimal. Selain itugadai emas juga terasa sangat menguntungkan bagi pengusaha yang sedang kesulitan dalam usahanya, dengan kata lain pendapatannya tidak sebanding dengan pengeluarannya (biasa disebut ‘berdarah’).
Lalu bagaimana jika Pengusaha A tidak dapat melunasi hutangnya pada akhir periode karena bisnisnya belum pulih?. Jawabannya mudah saja, ia bisa memperpanjang masa gadai dan melunasinya nanti jika usahanya pulih. Atau, ia juga bisa merelakan emasnya dijual Bank Syariah dan berhubung harga emas cenderung naik tiap periode, maka jika hasil penjualannya melebihi hutangnya yang sebanyak Rp 10.710.000, maka Pengusaha A berhak mendapatkan uang kelebihan dari penjualan tersebut. Menarik bukan!
Emas sekarang sedang jadi tren. Entah itu untuk investasi atau untuk perhiasan. Atau kedua-duanya. Sebetulnya ini bukan cerita baru. Namun semenjak dunia sekarang akrab dengan krisis ekonomi dan inflasi, orang mulai menengok emas sebagai media investasi yang (katanya) harganya stabil dan selalu naik.
Emas adalah unsur logam yang bersifat lembek, mengkilap, kuning, berat, mudah dibentuk, dan ulet. Dan terpenting adalah sifat emas yang tidak mudah beraksi dengan bahan kimia lainnya yang menjadikannya bahan mulia, memiliki simbol kimia Au (dari bahasa latin Aurum), mempunyai nomor atom 79 dan berat atom 196,97. Kode ISO-nya adalah XAU. Satuan berat emas dinyatakan dalam beberapa unit, diantaranya adalah grain, oz, dan gram. 1 oz = 1 troy ounce = 31.1034768 gram 1 kilogram = 1000 gram = 32.1507465686 troy ounce
Karat adalah tetapan yang biasa digunakan untuk menyebutkan kadar kandungan emas. Untuk mengenal emas, kita terlebih dahulu mengenal istilah “kadar” dalam emas. Kadar merupakan tingkat keaslian emas, atau jumlah kandungan kemurnian emas. Kadar 24 karat dinyatakan sebagai emas murni. Jadi emas kadar 23 karat berarti tingkat kemurniannya adalah 23/24 X 100% atau sekitar 95,8%.Jadi bila emas kadar 22 karat dengan berat 15 gram maka kandungan emas murninya = 22/24 x 15 = 13.75 Gram.
Untuk mempermudah, sudah tersedia tetapan untuk menentukan karat berdasar kadarnya. Menurut SNI (Standart Nasional Indonesia) – No : SNI 13-3487-2005 standard karat sbb:
KARAT KADAR EMAS
24 K = 99,00 – 99,99%
23 K = 94,80 – 98,89%
22 K = 90,60 – 94,79%
21 K = 86,50 – 90,59%
20 K = 82,30 – 86,49%
19 K = 78,20 – 82,29%
18 K = 75,40 – 78,19%

NAMA-NAMA UNTUK EMAS
Terdapat beberapa nama emas berdasarkan jenis logam campurannya:
  • Blue gold, emas dengan campuran besi.
  • Green gold, emas dengan campuran lebih banyak perak daripada tembaga.
  • Pink gold atau Rose gold, campuran 50% emas 45% tembaga 5% perak.
  • White gold, emas dengan campuran nikel, seng, tembaga, timah, dan mangan.
  • Yellow gold, campuran 50% emas, 25% perak, dan 25% tembaga.
Selain itu pula terdapat nama Nordic gold, suatu campuran logam untuk memberi kesan warna emas, tetapi sama sekali tidak tergolong emas.
Umumnya dipakai dalam pembuatan perhiasan atau koin. Komposisinya adalah 89% copper, 5% aluminium, 5% zinc, and 1% tin. dan sama sekali tidak mengandung emas. Emas untuk perhiasan biasanya dicampur dengan logam lain. Hal ini karena emas murni (100%) sangatlah lunak dan sulit untuk dibentuk. Logam yang biasa digunakan untuk bahan campuran adalah nikel, tembaga, perak, seng, rhodium dan lainnya. Perhiasan dengan kadar emas 80% menyatakan bahwa kandungan emas dalam perhiasan tersebut adalah 80%, sedangkan 20% sisanya berupa logam campuran bukan emas.
Oleh karena itu janganlah terpaku pada karat. Namun perhatikan kadar kandungan emasnya. Jika anda ingin membeli emas, dan toko emas mengatakan emas anda senilai 20 karat, jangan ragu tanyakan berapa kadarnya dalam %. Karena sesungguhnya yang menjadi patokan harga adalah kandungan kadar emas dalam perhiasan. Semakin tinggi kadar emas dalam perhiasan, akan semakin tinggi pula harganya. Sekali lagi jangan terkecoh dengan karat.
Lalu, bagaimanakah kita mengetahui kadar suatu emas?
Ada beberapa cara yang biasa dilakukan.
  • Dengan Uji Gosok pada Batu, kemudian ditetesi Zat Kimia. Air uji yang digunakan adalah Asam Nitrat, Asam Klorida, Dan Campuran keduanya yang disebut air raja (AQUA REGIA). Emas dan Platina, tidak bereaksi terhadap cairan ini.
  • Pengujian dengan Gold Tester, Yaitu alat yang dapat mendeteksi karat dengan cara menempelkan ujung jarumnya ke perhiasan, alat ini mudah digunakan namun tidak bisa mendeteksi bagian dalamnya.
  • Pengujian dengan berat jenis, setiap benda mempunyai berat jenis atau SG (Specific Gravity). Emas dapat dengan mudah dikenali dengan mencari berat jenisnya. Berat jenis adalah Massa Zat itu dibagi Volumenya.
Prosedur pemeriksaan dengan berat jenis adalah pertama kita tentukan berat emas kering (ditimbang diatas timbangan), kemudian kita tentukan berat emas jika ditimbang dalam air (Berat Basah).
Contoh Sertifikat Emas dari Aneka Tambang Indonesia
  1. Tulisan PT.Antam.Tbk menunjukan bahwa emas dan sertifikat dibuatkan oleh PT Antam
  2. Fineness : 99.99% menunjukan bahwa emas antam tersebut merupakan emas 24 karat murni
  3. Weight (gram) : 10, menunjukan bahwa emas yang disertakan bersama sertifikat ini mempunyai berat 10 gram
  4. Dimension (mm) : Dimensi panjang, lebar dan tebal dari emas tersebut yang dinyatakan dalam satuan mili meter
  5. ID Number. ID Number ini merupakan nomor seri dari emas yang akan anda beli. PASTIKAN bahwa antara no seri di sertifikat dengan no seri yang dicetak dalam emas terkait SAMA, karena apabila berbeda maka sertifikat tidak berlaku dan harga emas tersebut apabila di jual akan turun dibawah rata-rata karena emas tersebut dianggap tidak memiliki sertifikat.
Simpan nota pembelian emasnya karena akan diperlukan bila akan dijual kembali. Hal ini dikarenakan tidak semua pembeli emas, baik dijual ditoko atau ditempat lainnya, ahli dalam menentukan kadar emas tersebut. Karena untuk mengecek kadar emas memerlukan waktu dan teknologi yang belum tentu tersedia di tempat Anda menjualnya. Dan bila mungkin, jual-lah emas kembali di tempat Anda membelinya, karena tentunya akan lebih mudah dan tidak ada banyak pertanyaan seputar emasnya.

EMAS PUTIH
Emas putih adalah campuran emas dan logam lain yg berwarna putih seperti Nikel (Ni), Perak (Ag), Palladium (Pd), Platinum (Pt) atau Rhodium (Rh). Adanya campuran logam-logam putih ini akan mengubah warna emas dari kuning menjadi putih. Emas putih supaya warnanya cemerlang maka perlu Plating (di sepuh) dengan Rhodium. Lama-lama Platingnya ini akan hilang sehingga emas putih perlu disepuh lagi dengan Rhodium supaya warnanya cemerlang.
Platina juga bisa digunakan untuk perhiasan. Platina (Pt) adalah logam berwarna putih. Dalam perhiasan, satuan kemurnian Platina dinyatakan dengan Pt900, Pt950 dan Pt1000. Pt900 artinya perhiasan tersebut mengandung platina 90% (900 from 1000). Umumnya yang digunakan dalam perhiasan adalah Pt900 dan Pt 950, meski ada juga Pt 1000 (platina murni). Platina 2 kali lebih berat daripada emas. Harga pergramnya 2-2,5 kali lebih mahal daripada emas. Jadi untuk desain yg sama (bentuknya sama) maka cincin Platina akan lebih mahal 4-5 kali daripada emas. Oleh karena itu gelang atau kalung dari Platina akan sangat jarang ditemui karena harganya sangat mahal. Platina warnanya tidak akan pernah pudar.
Sekarang ini platina banyak digunakan sebagai cincin kimpoi. Hal ini karena emas haram di pakai laki-laki muslim. Oleh karena itu platina digunakan sebagai pengganti emas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar